Tuesday, 13 December 2011

Riwayat Hiperbola

Dan, darah mengalir meleleh manja di sanubari, kukucup tangan yang mulai kaku, kusentuh muka yang mulai memucat, darah itu,tak berhenti meleleh,dan terus meleleh meminta diusap. Kuusap lembut,kupayungkan ia dengan hijab di kepala, agar tidak kuyup ditenggelami banjir di kelopak. Bunga bunga ditaman disiram,namun layu terus tidak berdaya, garis-garis halus mulai menimbul, Semakin hari semakin tua,namun darah masih terus meleleh. Sampai bilakah riwayat hiperbola terus berjuang? Bertahanlah. Wallahu'alam.

No comments: